Gambar 1. Prof. Purnomo Yusgiantoro membawakan materi mengenai kepemimpinan

Pada 18 Oktober 2019, Prof. Purnomo Yusgiantoro, pendiri Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), diundang untuk menyampaikan pandangannya seputar kepemimpinan. Presentasi ini dibawakan pada sesi pembuka dari konferensi Junior Chamber International (JCI) Indonesia di PO Hotel Kota Semarang. Konferensi ini dihadiri oleh 60 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Presiden JCI International, Alexander Tio, juga menghadiri konferensi ini.

Junior Chamber International (JCI) Indonesia adalah organisasi muda (youth organization) non-politik dan non-sektarian nasional, dan merupakan bagian dari organisasi pemuda terbesar di dunia yang berafiliasi dengan PBB, yaitu Junior Chamber International. Organisasi ini adalah komunitas global dengan rentang umur 18 dan 40 dengan tujuan untuk menciptakan perubahan positif di seluruh penjuru dunia.

Dalam sesi pembukaan, Prof. Purnomo Yusgiantoro membagikan pengalamannya dan pandangannya terkait menjadi seorang pemimpin dalam setiap kondisi, terutama ketika Prof. Purnomo Yusgiantoro ditunjuk menjadi Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) pada 2000-2009 dan Menteri Pertahanan pada 2010-2014.

Prof. Purnomo Yusgiantoro juga menekankan konsep kepemimpinan di Indonesia. Tiga semboyan yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu: “Ing Ngarsa Sung Tulodho” yang berarti menjadi pemimpin ketika berada di depan, dan menjadi panutan bagi semua anggotanya. Semboyan kedua adalah “Ing Madya Mangun Karsa” yang berarti bahwa menjadi pemimpin di tengah harus menciptakan ide dan inisiatif. Kemudian, semboyan terakhir, “Tut Wuri Handayani”, memiliki arti bahwa seorang pemimpin harus mendorong dan mengarahkan anggotanya.

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here